LIVE NEWSROOM 12.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Polres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP Rohul

37 Muda Mudi Terjaring Razia, Mulyadi: Ini Kado Terburuk Untuk Pekanbaru

37 Muda Mudi Terjaring Razia, Mulyadi: Ini Kado Terburuk Untuk Pekanbaru
37MudaMudiTerjaringRazia

HandalNews Riau, Pekanbaru - Acap kali ditemukannya pasangan yang bukan suami istri tidur sekamar alias melakukan tindakan prostitusi di Hotel Sabrina, DPRD Pekanbaru dari Fraksi PKS, Mulyadi mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera mencabut izinnya.

"Cabut saja izinnya dan tutup saja sekalian Hotel Sabrina itu. Sudah terlalu banyak kejadian yang begini disitu (Hotel Sabrina). Banyak juga pengaduan masyarakat tentang Hotel ini yang diduga memfasilitasi perbuatan terkutuk seperti itu," kata Mulyadi.

Diberitakan sebelum Tim Raimas Ditsamapta Polda Riau menemukan 37 muda mudi di Hotel Sabrina. Adanya hal ini Mulyadi mengaku malu apa lagi Kota Pekanbaru sebentar lagi akan berulang tahun yang menurutnya ini menjadi kado terburuk.

"Malu kita (melihatnya). Kejadian ini menjadi kado pahit di ulang tahun Kota Pekanbaru ke-237 yang sebentar lagi akan kita disambut. Sekaligus ini telah mencoreng Pekanbaru sebagai Negeri Melayu," ujarnya.

Mulyadi meminta Satpol PP agar dapat menindak tegas semua hotel-hotel yang kerap diduga memfasilitasi tindak kejahatan asusila seperti kegiatan prostitusi.

"Ratakan! Bukan hanya Hotel Sabrina ini saja, tapi hotel-hotel lain pun musti diawasi dengan ketat dan tegas oleh Satpol PP," tegasnya.

Politisi PKS ini juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya agar terhindar dari tindakan asusila.

"Jangan dibiarkan anak-anak itu berkeliaran. Jangan lupa mereka dibiarkan untuk umpul-kumpul dengan lawan jenis. Pekanbaru ini negeri melayu, identik dengan Islam," pungkasnya ***

Sumber: Gagasanriau.com