LIVE NEWSROOM 06.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Kejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP RohulLapas Pasir Pangarayan Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Kepedulian LingkunganSurambi Nogori Wabup Rohil Bahas Masa Depan Petani Dan Peternak

Neraca Perdagangan Riau pada Oktober 2022 Surplus USD 1,70 Miliar

Neraca Perdagangan Riau pada Oktober 2022 Surplus USD 1,70 Miliar
Ket Foto : Pelabuhan ekspor di Dumai, Riau

HandalNews Riau, Pekanbaru - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatatkan Neraca Perdagangan Riau bulan Oktober 2022 surplus sebesar US$ 1,70 miliar, yang dipicu oleh surplus pada sektor nonmigas sebesar US$ 1,67 miliar dan sektor migas sebesar US$ 37,14 juta.

Kepala BPS Riau, Misfaruddin menjelaskan dari sisi volume perdagangan, pada bulan Oktober 2022 Neraca Perdagangan Provinsi Riau mengalami surplus sebesar 2,35 juta ton.

"Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca volume perdagangan sektor nonmigas sebesar 2,28 juta ton dan sektor migas sebesar 67,58 ribu ton," kata Misfaruddin di Pekanbaru, Selasa (15/11/2022).

Sementara itu, Neraca Perdagangan Provinsi Riau Januari-Oktober 2022 mengalami surplus sebesar US$ 16,49 miliar yang dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar US$ 15,36 miliar dan sektor migas US$ 1,13 miliar.

Dari sisi volume perdagangan, periode Januari-Oktober 2022 mengalami surplus sebesar 17,44 juta ton.

"Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca volume perdagangan sektor nonmigas sebesar 16,09 juta ton dan sektor migas sebesar 1,35 juta ton.

Misfaruddin merincikan nilai ekspor Riau Oktober 2022 sebesar US$ 2,00 miliar, mengalami kenaikan 10,28 persen dibanding ekspor September 2022. Demikian juga ekspor nonmigas Oktober 2022 sebesar US$ 1,91 miliar, mengalami kenaikan sebesar 9,65 persen dibanding ekspor nonmigas September 2022.

"Kontribusi seluruh ekspor Riau terhadap nasional sebesar 8,08 persen," jelasnya.

Secara kumulatif nilai ekspor Riau Januari-Oktober 2022 sebesar US$ 18,88 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 14,07 persen dibanding periode yang sama tahun 2021, demikian juga ekspor nonmigas sebesar US$ 17,54 miliar, mengalami kenaikan sebesar 16,66 persen.

Nilai impor Riau Oktober 2022 sebesar US$ 299,93 juta, mengalami kenaikan sebesar 10,23 persen dibanding impor September 2022. Di sisi lain, impor nonmigas Oktober 2022 adalah sebesar US$ 243,02 juta, mengalami penurunan sebesar 3,49 persen dibanding impor nonmigas September 2022.

"Kontribusi seluruh impor Riau terhadap nasional sebesar 1,51 persen," jelasnya.

Secara kumulatif nilai impor Riau Januari-Oktober 2022 sebesar US$ 2,39 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 97,71 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. "Demikian juga impor nonmigas mencapai US$ 2,18 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 91,72 persen," tukasnya.

(***)

Sumber: riaulink.com