LIVE NEWSROOM 12.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%Polres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto Darussalam

Kapolres Kampar Perintahkan Tim TEMBAK Berpatroli Amankan Pelaku Pungli

Kapolres Kampar Perintahkan Tim TEMBAK Berpatroli Amankan Pelaku Pungli

HandalNews Riau, Kampar- Beberapa hari lalu sempat viral di media sosial terkait adanya pungutan liar (Pungli) terhadap pengemudi truk dan mobil angkutan barang, yang dilakukan sekelompok orang di jalan raya dekat perbatasan Riau – Sumbar.

Merespon hal ini, malam tadi Senin (06/12/2021), Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH perintahkan Tim TEMBAK Polres Kampar berpatroli ke wilayah tersebut, untuk mengamankan para pelaku pungli yang meresahkan masyarakat khususnya para pengemudi truk dan angkutan barang itu.

Ada dua tempat atau dua kelompok pelaku pungli ini yang ditemukan oleh Tim TEMBAK Polres Kampar, yaitu di Warung BL (Bintang Lintas) dan Warung W (Wandi) dekat perbatasan Riau – Sumbar.

Adapun modus mereka adalah menjual stiker untuk ditempel pada kendaraan dengan kode BL untuk yang di warung Bintang Lintas, dan Stiker dengan kode W untuk yang di warung Wandi, setiap stiker itu dijual seharga Rp 50 ribu.

Tidak itu saja, setiap truk atau mobil angkutan barang yang telah dipasangi striker ketika melintas di wilayah tersebut, mereka harus berhenti untuk berbelanja pada warung BL atau Warung W namun dengan harga yang mencekik. Untuk 1 botol air mineral para sopir angkutan barang ini harus membeli seharga Rp 15 ribu, begitupun untuk minuman atau makanan lainnya.

Atas temuan itu Tim TEMBAK Polres Kampar mengamankan sejumlah pelaku Pungli di kedua warung tersebut dan membawanya ke Polres Kampar untuk dilakukan pemeriksaan. Terpantau malam tadi para pelaku yang diamankan ini tengah diperiksa oleh anggota Satreskrim Polres Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH saat dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan, bahwa anggotanya telah mengamankan beberapa orang yang diduga melakukan pungli terhadap para pengemudi truk dan angkutan barang, di jalan lintas dekat perbatasan Riau Sumbar.

Lebih lanjut disampaikan Rido bahwa pihaknya telah merespon keluhan para sopir truk dan angkutan barang ini, dengan menurunkan Tim TEMBAK Polres Kampar untuk mengantisipasi dan mengamankan para pelaku.

Pada kesempatan ini Kapolres Kampar menghimbau, agar kedepannya tidak ada lagi orang atau kelompok warga melakukan Pungli atau kegiatan serupa yang menyusahkan orang lain guna mencari keuntungan pribadi atau kelompok. Beliau juga meminta masyarakat untuk menginformasikan, bila menemukan hal serupa ditempat lainnya agar bisa segera ditindaklanjuti, ungkapnya.(red)

 

Sumber: pewarta.co