LIVE NEWSROOM 14.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Rapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum TetapLapas Pasir Pangarayan Terima Mahasiswa Magang Program Studi Hukum Universitas Pasir PengaraianDukung 15 Program Aksi Kemenimipas,Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes UrineLewat Restorative Justice Kejari Rohul Hentikan Penuntutan 2 TersangkaPolsek Tambusai Sukseskan Serapan 5 Ton Jagung Petani ke Bulog

Tak Lepas Dari Program Kemandirian, 20 Orang Wbp Wanita Lapas Pasir Pangaraian Ikuti Pelatihan

Tak Lepas Dari Program Kemandirian, 20 Orang Wbp Wanita Lapas Pasir Pangaraian Ikuti Pelatihan

HandalNews Rohul, Riau |- Bentuk kepedulian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pengaraian terhadap pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (Wbp) terus dilakukan.

Kali ini Wbp Perempuan Lapas Pasir Pengaraian diberikan pelatihan Enterprenuer pelatihan pembuatan aneka kue pada Rabu (23/10/2024).


Kegiatan Program Pembinaan ini langsung dibuka oleh Kepala Lapas Pasir Pengaraian Efendi Parlindungan Purba didampingi Kepala Seksi Binadik Sunu Istiqomah Danu, Ka. KPLP Veazanol Kosuma dan Kasubsi Giatja Andi Sarhairi.


"Kita datangkan instruktur dari Kota Ujung Batu yang berpengalaman di bidang pembuatan aneka kue". Jelas Kalapas.


Lanjut Kalapas Efendi, Instruktur ini merupakan pemilik Gerai Biru Bakery Ujung Batu Devi Elfa.

Kemudian Devi selaku instruktur mengungkapkan, dalam pelatihan ini ada aneka kue yang diajarkan yaitu, brownies mini, bolu dasar, cake dekor.


"Kemudian kita juga ajarkan pembuatan pie buah, putu ayu, dan buko pandan". Ucap Devi menambahkan.


Diakhir Efendi menambahkan, dengan di ikuti 20 Wbp Perempuan diharapkan pelatihan ini dapat menjadi bekal ketika menghirup udara bebas nanti dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum lagi.


"Dengan kita berikan Skill, dapat menjadi modal keahlian untuk membuka usaha kue, mudah-mudahan mereka tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum kembali".Tutup Kalapas Efendi.


(Humas/Fr/Ra)