LIVE NEWSROOM 23.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad Secara VirtualHUT Humas Polri ke-75,Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah,Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk KemanusiaanHUT Humas Polri ke-75, Polres Rohul Salurkan Bansos Berupa Sembako untuk Masyarakat Desa Koto TinggiJob Fair Rohul Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Bukti Nyata Janji Kampanye Anton-PotiSigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas,Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas,Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

HandalNews Riau. Rohul || - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) serta mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan bersama personel TNI yang dirangkaikan dengan tes urine pada Rabu malam (8/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, didampingi jajaran pejabat struktural, regu pengamanan, dan staf. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kamar hunian guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Selain pelaksanaan razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap 10 orang pegawai dan 60 orang warga binaan sebagai bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa razia gabungan dan tes urine merupakan langkah deteksi dini yang dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, peredaran narkoba, serta penggunaan telepon genggam ilegal di lingkungan lapas.

"Razia gabungan dan tes urine ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas di lingkungan Lapas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk deteksi dini untuk memastikan Lapas Pasir Pangarayan tetap bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang lainnya sehingga proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal," ujar Veazanol.

Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut selanjutnya didata dan akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil tes urine terhadap seluruh peserta, baik 10 orang pegawai maupun 60 orang warga binaan, menunjukkan hasil negatif.

Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta sejalan dengan kebijakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.

Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine secara berkala, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta mewujudkan lapas yang aman, tertib, bersih dari narkoba, dan bebas dari barang-barang terlarang guna mendukung pembinaan warga binaan yang optimal.