LIVE NEWSROOM 26.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu adakan acara Tabligh AkbarWarga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad Secara VirtualHUT Humas Polri ke-75,Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah,Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk KemanusiaanHUT Humas Polri ke-75, Polres Rohul Salurkan Bansos Berupa Sembako untuk Masyarakat Desa Koto TinggiJob Fair Rohul Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Bukti Nyata Janji Kampanye Anton-PotiSigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%DPRD Rokan Hulu Gelar Paripurna Istimewa, Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan HuluLAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Rusia: Presiden Ukraina Sangat Ingin Picu Perang Nuklir

Rusia: Presiden Ukraina Sangat Ingin Picu Perang Nuklir
Pemandangan dari drone menunjukkan lokasi serangan roket Rusia di Zaporizhzhia, Ukraina, Jumat, 30 September 2022. Foto: (Ukrainian Police Press Office via AP)

Pemerintah Rusia menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sangat berkeinginan memicu perang nuklir dunia. Moskow menyebut Zelensky telah menghasut Barat untuk memulai perang yang akan meluluhlantakkan dunia.

"Biarkan saya mengingat kutipan Zelensky dari pesan daringnya kepada audiens Barat. Apakah Anda ingat apa yang dia katakan? Tidak ada gunanya menunggu. Serangan pertama harus dilakukan terhadap Rusia. Dia meminta NATO untuk melakukan serangan pertama semacam itu (nuklir)," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, Kamis (27/10), dilaporkan kantor berita Rusia, TASS.

Menurut dia, jika Zelensky gagal meyakinkan Barat untuk memulai perang nuklir dan Barat tidak melanjutkan dukungan untuk Ukraina, Kiev akan mengaktifkan Rencana B. Terkait hal itu, Zakharova memperkirakan, Ukraina akan mulai mengerahkan serangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia seperti yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Zakharova mengatakan, pengeboman PLTN Zaporizhzhia akan membawa dunia ke ambang bencana nuklir. Dia yakin Zelensky membutuhkan dalih.

“Rusia berhasil menggagalkan upayanya (Zelensky) menciptakan dalih semacam itu di PLTN Zaporizhzhia, sehingga kini Kiev telah melanjutkan ke tahap berikutnya dari logika destruktif ekstremisnya, ancaman ‘bom kotor’,” ucapnya.

Rusia memang telah menuduh Ukraina memerintahkan dua organisasi untuk membuat bom kotor atau dirty bomb, yaitu alat peledak yang dicampur bahan radioaktif. Namun Kiev membantah tudingan tersebut.

Konflik Rusia-Ukraina sudah berlangsung selama delapan bulan. Hingga kini belum ada tanda-tanda kedua negara akan merundingkan gencatan senjata atau kesepakatan damai.