LIVE NEWSROOM 01.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluPenurunan Bendera Merah Putih di HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal

Jika China Bantu Rusia, Zelensky Yakinkan Perang Dunia III Bakal Pecah

Jika China Bantu Rusia, Zelensky Yakinkan Perang Dunia III Bakal Pecah
Volodymyr Zelensky

HandalNews Riau, Jakarta - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa perang dunia dapat pecah jika China mendukung Rusia dalam invasi ke negaranya. Pernyataan itu disampaikan Zelensky dalam wawancara dengan suratkabar terkemuka Italia, Corriere della Sera. 

Dalam suratkabar yang terbit pada Minggu (19/2), Zelensky menyatakan bahwa China sangat menyadari posisi mereka saat ini. Zelensky juga punya pandangan sendiri soal kecurigaan China memberi bantuan kepada Rusia saat menginvasi Ukraina. 

"Harapan saya adalah bahwa Beijing akan mempertahankan sikap pragmatis, jika tidak, Anda mengambil risiko Perang Dunia III, saya pikir mereka sangat menyadarinya," kata Zelensky dalam sebuah wawancara dengan Corriere della Sera yang dikutip CNN Indonesia. 

Zelensky secara pribadi mengimbau para pengambil kebijakan di China untuk tidak menawarkan dukungan apa pun kepada Rusia selama perang dengan Ukraina berlangsung. 

"Sejak awal 1990-an, di Memorandum Budapest dan untuk semua kesepakatan yang dicapai sejak saat itu, China selalu menjaga komitmennya. Saya pribadi berharap komunitas internasional akan bergabung bersama untuk mendukung 10 poin rencana perdamaian saya, di mana ad jaminan Amerika Serikat, China, dan kekuatan utama untuk mempertahankan keamanan dunia," jelas Zelensky kepada surat kabar itu. 

Zelensky terang-terangan menyebut bahwa hubungan Ukraina dengan China selalu "sangat baik". Dia ingin hal itu tetap terjadi demi kepentingan banyak orang di dunia. 

"Kami telah memiliki hubungan ekonomi yang intens selama bertahun-tahun, dan demi kepentingan semua orang, hubungan itu tidak berubah. Tantangan global adalah menggagalkan setiap risiko konflik nuklir," ungkapnya. 

Pada Minggu (19/2), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada program CBS "Face the Nation" bahwa Washington khawatir China sedang mempertimbangkan untuk memberikan "dukungan mematikan" untuk perang Rusia di Ukraina. 

Presiden AS, Joe Biden, secara mendadak melakukan kunjungan mengejutkan ke Kiev, Ukraina pada Senin (20/2), jelang peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina. Dalam kunjungan itu, Biden menjanjikan bantuan kepada Ukraina selama perang dengan Rusia. *(Red)