LIVE NEWSROOM 01.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluPenurunan Bendera Merah Putih di HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal

Pelaku Penembakan Redaksi Lassernews Dikutuk, CERI: Kapolri Diminta Usut Tuntas

Pelaku Penembakan Redaksi Lassernews Dikutuk, CERI: Kapolri Diminta Usut Tuntas

HandalNews Riau, Jakarta - Penembakan Pimpinan Redaksi (Pimred) media online Lessernews.com Mara Salem Harahap (42) oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di dalam mobilnya, Jumat (18/6) tengah malam, dikutuk banyak kalangan.

Mara Salem Harahap tewas ditembak di dalam mobilnya saat akan pulang ke rumahnya di Dusun VII, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, belum diketahui pasti kronologis penembakan korban, namun korban menderita dua luka tembakan yaitu di bagian paha kiri dan bawah perut.

Dikonfirmasi Direktur CERI, Yusri Usman, Sabtu (19/6/21), mengaku meyesalkan kejadian ini, untuk itu Yusri meminta Mabes Polri mengusut pelaku penembakan terhadap Mara Salem Harahap. 

"Melacaknya sangat mudah, periksa pembicaraan Marshal di dalam HP-nya, karena dia salah satu pimpinan media online yang konsisten memberitakan soal jaringan peredaran narkoba di Sumut dan penyimpangan di BUMN dan Kementerian serta Pemda Provinsi dan Kabupaten," ungkap Yusri.

Yusri mengungkapkan, ia menduga pelakunya tidak jauh dari yang terlibat peredaran narkoba dan perampokan dana APBN dan APBD.

"Saya ikut berdukacita yang mendalam. Semoga Arwahnya diterima disisi Allah SWT dan keluarganya diberikan kekuatan lahir bathin dalam menerima takdir ini," ungkap Yusri.

Selain itu, Yusri menegaskan, masyarakat pers harus minta Kapolri mengusut tuntas kasus penembakan ini. "Ini bentuk teror bagi dunia pers," ungkap Yusri.

Pada media, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, Sabtu (19/6) pagi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dari lokasi kejadian maupun saksi-saksi.**