LIVE NEWSROOM 27.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di Rambah

Napi Lapas Kelas II Tembilahan Kabur

Napi Lapas Kelas II Tembilahan Kabur
NapiYangKabur

HandalNews Riau, Tembilahan - Seorang Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tembilahan kabur. Napi yang kabur tersebut diketahui bernama Anton tertangkap kamera CCTV dengan memanjat atap lapas, Selasa (15/06/2021).

Kepala Lapas Kelas II A  Tembilahan, Julianto Budhi Prasetyono ketika dikonfirmasi membenarkan kaburnya napi tersebut. Informasi yang dihimpun, Anton merupakan Tahanan Pendamping (Tamping) Kebersihan (Sampah) di lapar kelas II Tembilahan.

"Kita dapat kabar napi yang kabur itu merupakan Tamping Sampah," sebut sumber Media.

Selanjutnya pihak Lapas memaparkan kronologi kaburnya Anton, yang merupakan napi berkasus pencurian tersebut.

Saat itu, Selasa (15/6), sekira pukul 04.30 WIB, petugas Lapas, Ismi Taufiq membuka pintu Kamar Meranti 01 (Kamar Tamping Kebersihan) guna melaksanakan ibadah shalat subuh dan membersihkan area perkantoran Lapas.

Pada pukul 05.10 seluruh tamping diarahkan kembali ke kamar setelah pelaksanaan shalat dan membersihkan area perkantoran. Pukul 05.15 WIB, Heriyanto yang merupakan penghuni kamar Meranti 01 melapor kepada Petugas Ismi Taufiq bahwa Anton tidak berada di dalam kamar.

Setelah mendapat laporan, petugas  selanjutnya melaporkan kepada Kepala Rupam. Kemudian Karupam mengecek kedalam kamar untuk mengkonfirmasi laporan dari anggota.

Karupam mengarahkan seluruh anggota Rupam untuk memeriksa seluruh kamar dan lingkungan di dalam Lapas. Pada pukul 05.45 Karupam menghubungi KPLP via telepon untuk melaporkan bahwa Anton tidak berada di dalam kamar dan Lapas.

Kemudian dilakukan pengecekan melalui CCTV dan dikonfirmasi Anton melakukan pelarian dengan memanjat atap gedung lapas.

Setelah mengkonfirmasi laporan KPLP memerintahkan seluruh petugas yang tinggal di Mes Lapas dan petugas yang tidak piket untuk melakukan pencarian Anton di sekitar pelabuhan. ***

Sumber: Gagasanriau.com