LIVE NEWSROOM 10.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Polres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP Rohul

Masih Baru Sudah Rusak, Diduga Rugikan Negara SPI Bersama LSM Laporkan Dinas PERKIM

Masih Baru Sudah Rusak, Diduga Rugikan Negara SPI Bersama LSM Laporkan Dinas PERKIM
Ketum SPI dan Gambar Badan Jalan Baru Yang Sudah Rusak

HandalNews Riau, Pekanbaru-Polemik dugaan pengurangan mutu semenisasi di Marpoyan Damai, kota Pekanbaru, akan menyeret nama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PERKIM), pihak SPI sendiri akan   membawa masalah tersebut ke ranah hukum dengan LSM.

Proyek semenisasi jalan yang dikerjakan oleh CV.Duta Cipta Persada bertepat di ruas jalan kecamatan Marpoyan Damai, yang diduga mengalami pengurangan mutu, dan Ketebalan pada lapisan semenisasi.

"Kita sudah investigasi dilapangan, lapisan semenisasi hanya diduga memiliki ketebalan 5 cm saja, kita tidak akan tinggal diam, akan Kita tindak lanjuti sampai ke Penegak Hukum, karena tidak di temukan semen coran K225 seperti yang diungkapkan CV. Duta Cipta Persada, namun menurut ahli kita di lapangan menduga hanya memakai Cor, K 125 Saja." Ucap Suriani Siboro Selaku Ketua Umum SPI.

Sementara beberapa hari lalu Dikki mengaku sebagai kontraktor mengaku bahwa Cor yang di gunakan adalah K225 sesuai pesanan dan merasa di tipu oleh penjual semen Cor, karena di pesan K225 tetapi yang datang K125,

" Kita pakai K225 sesuai pesanan, jika ternyata yang di berikan K225, kita merasa di tipu." Kata Dikki Serasa membenarkan proyek yang masih hitung bulan sudah mengalami kerusakan berat.

Dan dari analisa dan hasil Investigasi di lapangan, Tim ahli berani uji kemampuan Ter Hammer dan Tes Uji Leb atas kerusakan jalan tersebut,

" Saya brani tes lapangan dengan Tes Hammer serta tes Labor, pelaksanaan semenisasi tersebut kuat dugaan memakai K125." Ujarnya pada Wartawan.

Sampai saat ini, masih belum ada jawaban yang memuaskan dari Dinas terkait saat dikonfirmasi.

"Kita akan segera laporkan jalan bunting tersebut, kita buat kolaborasi dengan LSM di Provinsi Riau ini, supaya Perkim mempertanggung jawabkan dugaan kerugian negara dalam proyek tersebut" tutupnya.

 

Sumber DPP SPI