LIVE NEWSROOM 25.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Mitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker “No Smoking” dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

SAPMA IPK Tuntut Kejati Riau Agar Menindak Tegas Disdik Riau Terkait Dugaan Kasus Korupsi

SAPMA IPK Tuntut Kejati Riau Agar Menindak Tegas Disdik Riau Terkait Dugaan Kasus Korupsi
Aksi Demo Sapma IPK Riau

HandalNews Riau, Pekanbaru - Puluhan aktivis Satuan Pelajar Mahasiswa Ikatan Pemuda Karya (Sapma-IPK) Kota Pekanbaru mendesak penyidik Kejati Riau untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang dilakukan eks Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Rudyanto.

Aksi Demontrasi dari SAPMA IPK yang di Komandoi oleh Mukhlis Hasibuan, menuntut Kejaksaan Tinggi Riau untuk segera Menindak tegas atas adanya dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait pengadaan Media Pembelajaran berbasis Teknologi dan Informasi untuk jenjang SMA/SMK pada tahun 2018.

”Memang penyelidikan kasus ini sudah berjalanan. Tetapi progresnya tidak transparan,” kata Muchlis Hasibuan, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Sapma-IPK Pekanbaru dalam orasinya di depan gerbang masuk kantor Kejati Riau, Kamis siang (4/2/2021).

“Disini kami mendesak pihak Kejati untuk mengusut tuntas dugaan adanya tindak pidana korupsi dilingkungan dinas pendidikan provinsi riau setra kami meminta Kejati tidak takut dalam menindak oknum - oknum yang terlibat disana termasuk bapak Rudyanto selaku mantan Kadisdik provinsi Riau tahun 2018 dan juga kami meminta transparansi pihak Kejati dalam mengusut kasus ini," tambah Mukhlis.

“Kami mendukung penuh langkah Kejati dalam mengusut tuntas dugaan adanya tindak pidana korupsi di lingkungan dinas pendidikan provinsi Riau."Ujar Dimas, Selaku sekjen lapangan aksi

di waktu yang bersamaan Ketua SAPMA IPK Pekanbaru Sarin Putra Martinus Manurung S.Psi menyampaikan bahwa “Kami meminta aparat penegak hukum tidak pandang bulu untuk melakukan tindakan tegas kepada siapa saja yang melakukan tindak pidana korupsi di seluruh Provinsi Riau"

Setelah menyerahkan Petisi itu, massa pun membubarkan diri dengan tertib. Namun mereka berjanji akan melakukan aksi serupa jika Petisi tersebut tidak ditindaklanjuti oleh penyidik Kejati Riau.