LIVE NEWSROOM 09.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Polres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP Rohul

SAPMA IPK Tuntut Kejati Riau Agar Menindak Tegas Disdik Riau Terkait Dugaan Kasus Korupsi

SAPMA IPK Tuntut Kejati Riau Agar Menindak Tegas Disdik Riau Terkait Dugaan Kasus Korupsi
Aksi Demo Sapma IPK Riau

HandalNews Riau, Pekanbaru - Puluhan aktivis Satuan Pelajar Mahasiswa Ikatan Pemuda Karya (Sapma-IPK) Kota Pekanbaru mendesak penyidik Kejati Riau untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang dilakukan eks Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Rudyanto.

Aksi Demontrasi dari SAPMA IPK yang di Komandoi oleh Mukhlis Hasibuan, menuntut Kejaksaan Tinggi Riau untuk segera Menindak tegas atas adanya dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait pengadaan Media Pembelajaran berbasis Teknologi dan Informasi untuk jenjang SMA/SMK pada tahun 2018.

”Memang penyelidikan kasus ini sudah berjalanan. Tetapi progresnya tidak transparan,” kata Muchlis Hasibuan, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Sapma-IPK Pekanbaru dalam orasinya di depan gerbang masuk kantor Kejati Riau, Kamis siang (4/2/2021).

“Disini kami mendesak pihak Kejati untuk mengusut tuntas dugaan adanya tindak pidana korupsi dilingkungan dinas pendidikan provinsi riau setra kami meminta Kejati tidak takut dalam menindak oknum - oknum yang terlibat disana termasuk bapak Rudyanto selaku mantan Kadisdik provinsi Riau tahun 2018 dan juga kami meminta transparansi pihak Kejati dalam mengusut kasus ini," tambah Mukhlis.

“Kami mendukung penuh langkah Kejati dalam mengusut tuntas dugaan adanya tindak pidana korupsi di lingkungan dinas pendidikan provinsi Riau."Ujar Dimas, Selaku sekjen lapangan aksi

di waktu yang bersamaan Ketua SAPMA IPK Pekanbaru Sarin Putra Martinus Manurung S.Psi menyampaikan bahwa “Kami meminta aparat penegak hukum tidak pandang bulu untuk melakukan tindakan tegas kepada siapa saja yang melakukan tindak pidana korupsi di seluruh Provinsi Riau"

Setelah menyerahkan Petisi itu, massa pun membubarkan diri dengan tertib. Namun mereka berjanji akan melakukan aksi serupa jika Petisi tersebut tidak ditindaklanjuti oleh penyidik Kejati Riau.