LIVE NEWSROOM 09.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Polres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP Rohul

THL Merupakan Tenaga Kerja Sementara Tegas Walikota Pekanbaru

THL Merupakan Tenaga Kerja Sementara Tegas Walikota Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Firdaus

Handalnews Riau, Pekanbaru - Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus, ST, MT, menegaskan bahwa Tenaga Harian Lepas (THL) merupakan tenaga temporary (sementara). THL direkrut apabila suatu OPD memiliki program kegiatan.

Hal itu dikatakan Firdaus, saat menanggapi pertanyaan awak media terkait beberapa mantan THL pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru (DLHK) Pekanbaru melakukan orasi menuntut mereka dipekerjakan kembali.

“Tenaga harian lepas itu tenaga temporary. Namanya saja harian lepas. Pada saat ada kegiatan dan dibutuhkan tenaga, maka mereka direkrut,” ujar Firdaus, Rabu (6/1).

Menurutnya, pada saat awal perekrutan itu sudah dijelaskan kepada mereka bahwasanya mereka hanya berstatus sebagai tenaga temporary.

“Jadi, kalau hari ini mereka tidak dibutuhkan dalam kegiatan mereka tidak bisa menuntut. Kan dari awal sudah dibilang mereka ini THL hanya tenaga temporary bukan tenaga honor,” jelasnya.

Ia menilai, di lingkungan Pemko Pekanbaru tidak ada tenaga honor. Yang ada hanya tenaga kontrak.

“Siapa tenaga kontrak itu, seperti dari Satpol PP, petugas dari Damkar, tenaga kesehatan di RSD Madani. Itu kita rekrut melalui assesment,” paparnya.

Kembali ditegaskannya, THL itu merupakan kebijakan nya oleh kepala dinas. Jika suatu dinas membutuhkan tenaga yang diprogramkan pada sesuatu kegiatan, maka dilakukan perekrutan THL.

“THL itu bila mana ada kegiatan, bilamana ada uang untuk membayar mereka,” ulasnya.

Orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini juga berharap para THL bisa memahami status mereka. Mereka dipekerjakan dalam satu kegiatan dengan jangka waktu tertentu.

“Saya juga minta kepala dinas jelaskan kepada teman teman itu, bahwa kegiatan yang membutuhkan tenaga mereka sudah tidak ada. Itu kebijakan kepala dinas dalam menjalankan kegiatan mereka,” pungkasnya.