LIVE NEWSROOM 25.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Mitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker “No Smoking” dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Ketum APPI, Alexander Pranoto : Jadilah Jurnalis Yang Profesional dan Berkompeten

Ketum APPI, Alexander Pranoto : Jadilah Jurnalis Yang Profesional dan Berkompeten
Pemaparan alexander pranoto

Handalnews Riau, Pekanbaru - Ketua Umum Aliansi Perwarta Pertanian Indonesia (APPI), Alexander Pranoto membuka pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalis Center (PJC) di Hotel Pesona Pekanbaru, Rabu (16/12/20).

Dalam sambutannya, Ketua Umum APPI menyampaikan pelatihan journalis merupakan hal yang sangat mendesak untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme wartawan.

"Pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan merupakan hal yang sangat mendesak saat ini," tegas Alex dalam sambutannya.

Alexander Pranoto menilai pelatihan journalis yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalist Center (PJC) sangat penting untuk diselenggarakan. 

Dengan meningkatnya jumlah media dan wartawan jelasnya, menjadi tantangan baru, peningkatan jumlah kuantitas wartawan yang tidak di imbangi dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme jurnalis, dapat terjadinya konflik antara pers dengan masyarakat akibat ulah oknum wartawan yang tidak profesional.

"Eskalasi jumlah media dan jumlah wartawan yang terus meningkat, merupakan tantangan
baru bagi kita semua".

"Malah akan menjadi persoalan manakala peningkatan secara kuantitas itu tidak diimbangi oleh profesionalisme serta kompetensi wartawan itu sendiri," ungkaopnya.

"Malah, saat ini, ada kesan, peningkatan kuantitas wartawan, tidak diimbangi profesionalisme para jurnalisnya," katanya tegas.

Akibatnya, kata Alex konflik Pers dan masyarakat makin kerap terjadi. Implikasinya, publik yang
seyogianya menikmati informasi yang disuguhi media, justru jadi korban pemberitaan wartawan yang tidak profesional".

"Atas dasar itulah saya melihat pentinya pelatihan yang diselenggarakan Lembaga
Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalist Center (PJC), sangat penting sekali. Wartawan profesional yang memiliki komptensi tinggi, saat ini sangat didambakan oleh publik Riau," katanya.

Selaku Ketua Umum ALiansi Pewarta Pertanian Indonesia (APPI) yang memiliki cocern terhadap dunia jurnalistik dan pertanian, Alexander Pranoto mengatakan bahwa pers memiliki peranan penting dalam meningkatkan pertanian di Indonesia. 

"Dengan adanya wartawan yang profesional diharapkan mampu menggugah petani dari segi motivasi dan potensi bertani," katanya.

"Khusus di sektor pertanian kehadiran wartawan profesional guna meliput dan menggugah petani dari segi motivasi dan potensi bertani, sangat ditunggu," kata Alex Pranoto.

"Potensi spektakuler yang dimiliki Riau khususnya dari perkebunan kelapa sawit misalnya, sesungguhnya mendambakan kiprah para jurnalis handal dalam mendukung program
pemerintah demi kesejahteraan para petani kita, "terang Alexander. 

"Untuk itulah, saya menilai segala program peningkatan sumber daya wartawan harus
masuk dalam skala prioritas," jelasnya.

Dipenutup sambutannya, Alexander Pranoto mengamanatkan kepada peserta pelatihan untuk menjadi wartawan profesional dan berkompeten dengan mengikuti pelatihan jurnalistik dengan serius dan saksama yang akan disampaikan oleh tokoh Pers Riau Drs. Wahyudi El Panggabean.

"Bagi para peserta pelatihan ini, saya berpesan ikutilah pelatihan ini dengan serius dan saksama. Jadilah wartawan profesional dan berkompeten," imbau Alex.

"Ilmu jurnalistik yang akan ditransfer oleh Bung Wahyudi El Panggabean sebagai seorang Tokoh Pers dan Instruktur Jurnalis yang handal akan sangat bermanfaat bagi saudara saudara semua," tegasnya.

"Karena ilmu beliau tidak sekadar teori tapi berdasarkan Emprisme dan pengalaman yang luar biasa selama beliau jadi wartawan sekitar 35 tahun," tutup ketum APPI Alexander Pranoto.(Leni)