LIVE NEWSROOM 10.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Polres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP Rohul

Aplikasi Lancang Kuning Nusantara Diresmikan Oleh Panglima TNI & Kapolri

Aplikasi Lancang Kuning Nusantara Diresmikan Oleh Panglima TNI & Kapolri
Foto-bersama

HandalNews Riau, Pekanbaru - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz, meresmikan penggunaan Aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (9/3/2020), di Balai Serindit Kompleks Gubernuran Riau, Pekanbaru, Riau. 

Aplikasi Lancang Kuning Nusantara ini merupakan hasil karya Polda Riau bertujuan untuk penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setiap tahun rutin terjadi, khususnya pada 11 provinsi di Indonesia.

Selain kehadiran Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, juga hadir Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong, Gubernur Riau Syamsuar, serta 11 Kapolda wilayahnya rawan karhutla selama ini. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, aplikasi ini sangat penting dimiliki wilayah-wilayah setiap tahun mengalami kebakaran hutan dan lahan. Namun aplikasi ini tidak bisa berjalan efektif tanpa ditindaklanjuti dengan dua hal pokok. 

"Kedua hal itu, setelah kita mengetahui deteksi dini melalui aplikasi tadi, kemudian kita informasikan ke lapangan untuk kita identifikasi, apakah kebakaran hutan atau titik api itu terjadi dimana dan memang menjadi api atau panas sehingga wilayah bisa melaporkan kembali ke posko benar adanya. Seandainya itu adalah titik api, segera dilakukan koordinasi eksekusi dengan pemadaman api menggunakan pesawat terbang ataukah pemadaman lewat darat menggunakan pompa-pompa air," jelas Panglima TNI.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz mengatakan, aplikasi Lancang Kuning Nusantara merupakan terobosan dan inovasi dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agunhg Setya Imam Effendi dalam penanganan Karhutla di Riau. Ini tak terlepas dari atensi Presiden RI Joko Widodo agar setiap titik api dan setiap Karhutla segera dilakukan pemadaman dengan cepat, tepat dan efektif. 

"Di Riau ini aplikasi Lancang Kuning sudah berjalan dan mumpuni menekan ancaman Karhutla, karena seluruh petugas dapat dikendalikan melalui satu komando," jelasnya. 

Tak hanya itu, Kapolri di depan Panglima TNI serta tamu undangan lainnya blak-blakan menyatakan apa dilakukan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, pantas diapresiasi. 

“Saya juga berterima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia. Izin Panglima, Saya akan cari jabatan terbaik untuk Kapolda Agung setelah ini. Jika berprestasi, saya kasih reward, begitu juga sebaliknya," kata Kapolri berjanji. 

Peresmian aplikasi Lancang Kuning nusantara ditandai dengan penekanan tombol bersama, selanjutnya Panglima dan Kapolri melakukan komunikasi dengan petugas dilapangan melalui aplikasi yang baru saja di lounching.
(Rls-RM)