LIVE NEWSROOM 01.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluPenurunan Bendera Merah Putih di HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal

Mahasiswa Abdurab Menjalankan Fungsi dan Tugas Mahasiswa

Mahasiswa Abdurab Menjalankan Fungsi dan Tugas Mahasiswa
Mahasiswa-abdurab-pekanbaru-sosialisasi-edukasi-virus-corona

HandalNews Riau, Pekanbaru - Sejumlah mahasiswa/i Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Abdurrab Pekanbaru Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi dan memberikan edukasi tentang antisipasi bahaya virus corona kepada masyarakat pengendara dan pejalan kaki di Jalan Sudirman Pekanbaru Kamis (5/3/2020).

Menurut juru bicara mahasiswi Abdurrab ini Sella kepada wartawan bahwa mereka memberi edukasi dan informasi kepada masyarakat luas di lapangan secara sukarela sebagai bentuk pengabdian dan menjalankan fungsi dan tugas mahasiswa diluar formalitas perkulihan saja.

Virus corona kata Sella penyebab wabah pneumonia di Tiongkok kini semakin meresahkan warga dunia. Sebab virus tersebut  sudah menyebar ke 39 negara nahkan sudah sampai ke Benua Afrika dan Indonesia.

"Upaya antisipatif jaga kebersihan tangan dan pernapasan dasar. Lakukan praktik pernapasan dasar dan makanan. Hindari dan jauhi kontak langsung dengan siapapun yang tunjukkan gejala virus," ujar Sella didampingi teman-temannya.

Gejala biasanya demam, batuk, sesak napas/sulit bernapas. Penularan antaranusia kemungkinan besar melalui percikan dahak saat batuk/bersin. Gejala mirip flu, demam, batuk dan pilek. Namun beberapa hari kemudian  orang yang terserang infeksi virus corona bisa sesak napas akibat infeksi paru-paru (pneumonia).

Terinfeksi bila menyentuh droplet (percikan cairan liur/dahak) seseorang yang terinfeksi. Udara yang terinhalasi/terhirup lewat hidung dan mulut. Virus masuk lewat saluran napas atas, lalu ke tenggorokan hingga paru-paru.

Masa inkubasi antara penularan dan menunjukkan gejala adalah sekitar 14 hari (WHO). Namun sejumlah peneliti mengatakan periode ini dapat makan waktu 24 hari.

"Bagaimana menghindarinya? Jagalah kebersihan. Hindari perjalanan ke luar negeri terutama negara wabah corona. Hindari keramaian. Sering cuci tangan pakai sabun. Jangan sering menyentuh wajah. Kuatkan stamina cukup minum dan makan sehat. Jangan bersalaman dengan orang yang sedang flu. Pakailah masker keluar rumah. Dan berdoalah agar terhindar dari wabah," tutup Sella. (***)

Sumber: detakindonesia.co.id