LIVE NEWSROOM 25.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Mitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker “No Smoking” dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Ketua PWNU Riau Hadiri KUII VII di Bangka Belitung

Ketua PWNU Riau Hadiri KUII VII di Bangka Belitung

Handalnews,Pekanbaru - Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Riau Rusli Ahmad  menghadiri acara Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII yang akan diadakan pada 26-29 Februari 2020 di Bangka Belitung. Kongres ini diadakan oleh Dewan Pimpinan (DP) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

KUII VII akan membahas masalah-masalah yang menyangkut umat, bangsa dan  negara. Melalui forum tersebut diharapkan akan didapat usul dan solusi untuk menyelesaikan berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi umat saat ini.

Mengambil tema 'Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia untuk Mewujudkan NKRI yang maju, adil dan beradab, kongres ini diagendakan akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden Maaruf Amin.

Salah satu hal yang akan dibahas adalah tentang munculnya wacana untuk mempertentangkan Islam dengan Pancasila. Sudah tidak relevan lagi mempertentangkan Islam dengan Pancasila. Secara substansial, nilai keislaman harus menjiwai Pancasila.

Diperkirakan 800 orang akan menghadiri kongres ini. Mereka terdiri dari para pengurus MUI provinsi, ormas-ormas Islam, para pengamat baik dari dalam maupun luar negeri dan lainnya. Selain membahas berbagai persoalan yang tengah dihadapi umat Islam saat ini, peserta kongres juga akan mengeluarkan sebuah deklarasi yang diberi nama Deklarasi Belitung.

Sumber: Rls