LIVE NEWSROOM 28.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Bupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP RohulLapas Pasir Pangarayan Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Kepedulian LingkunganSurambi Nogori Wabup Rohil Bahas Masa Depan Petani Dan PeternakBupati Anton Panen Bersama Petani Rambah Baru Bukti Nyata Ketahanan Pangan RohulPolres Rohul Bersama Kejaksaan dan Pengadilan Musnahkan 961,5 Gram Sabu dan 229 Butir Ekstasi

MUI Kampar Gelar Muzakarah Ulama Se Provinsi Riau

MUI Kampar Gelar Muzakarah Ulama Se Provinsi Riau

 

Bangkinang Kota:Membacabangsa.co.id-Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri,M.Si secara resmi membuka Muzakarah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Se-Provinsi Riau.

 

Muzakarah Ulama yang dihadiri Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Dewan Pengurus Pusat (DPP) MUI Pusat Dr.KH Arwani Faishol,MA tersebut dilaksanakan di Hotel Altha Bangkinang Kota, sabtu, (26/10).

 

Dalam arahannya Yusri menyampaikan, Muzakarah MUI kabupaten kampar ini merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja pengurus, muzakarah ini juga membentuk silaturahmi dan kepedulian terhadap berbagai permasalahan yag muncul ditengah-tengah umat.

 

"Saya sangat berharap melalui muzakarah ini, masalah yang ada di tengah-tengah umat khususnya di kabupaten kampar dapat terselesaikan dengan prinsip kedamaian, menebarkan kesejukan dan menghidari gesekan dikalangan umat itu sendiri".

 

Sesuai dengan tema " Revitalisasi Manhaj Fatwa MUI dalam menjawab Problema Ummat". Maka MUI memiliki peran sangat penting dalam gejolak anyar agama, dalam hal ini pemahaman diarahkan terutam terhadap generasi muda. 

 

Dimana pada era globalisasi dan teknologi saat ini, sisi negatifnya dapat merusak moral, terutama generasi muda, baik melalui tayangan di media elektronik, media cetak, media sosial, penggunaan barang terlarang seperti ganja, sabu-sabu, dan zat adiktif lainnya.

 

"Tidak sedikit generasi muda yang terjerumus akibat pengaruh negatif dari teknologi ini, sehingga membuat masa depan mereka rusak,". Semoga, melalui Muzakarah Ulama bisa muncul solusi, yang akan diimplementasikan kepada masyarakat, sehingga segala hal yang bersifat negatif bisa di atasi. (rls/79san).

Tag berita