LIVE NEWSROOM 01.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluPenurunan Bendera Merah Putih di HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal

Beberapa Fakta Sedot Lemak yang Harus Anda Tahu

 Beberapa Fakta Sedot Lemak yang Harus Anda Tahu

Kesehatan - Sedot lemak atau liposuction merupakan pembedahan yang menggunakan teknik hisap untuk menghilangkan lemak dari daerah-daerah tertentu pada tubuh. Diet dan olahraga umumnya sulit mengikis lemak di area perut, lengan atas, bokong, betis dan pergelangan kaki, dada, pinggul, paha, serta dagu.

Sedot lemak jadi salah satu prosedur yang dipakai untuk menghilangkan lemak di area tubuh. Meski terbilang aman, sedot lemak juga menimbulkan beberapa efek samping yang tak bisa disepelekan.

Namun, prosedur operasi ini tak hadir tanpa risiko. Berikut beberapa efek samping yang perlu Anda ketahui.

1. Kontur kulit tidak rata
Kulit adalah organ tubuh yang lentur. Kelenturan membuat prosedur lemak menimbulkan kontur kulit yang tidak merata dan terlihat bergelombang.

Mengutip situs kesehatan Mayo Clinic, hal tersebut terjadi karena pembuangan lemak yang tidak merata. Elastisitas kulit yang buruk juga bisa menjadi penyebabnya.

Efek sedot lemak seperti ini kemungkinan terjadi secara permanen.

2. Akumulasi cairan
Seroma atau kantung cairan di bawah kulit umumnya muncul pascaoperasi. Penampakannya mirip dengan kulit yang melepuh dan terasa sakit.

Kantung cairan ini bersifat sementara dan dapat dihilangkan dengan metode tusuk jarum.

3. Emboli lemak
Efek samping sedot lemak yang cukup menakutkan adalah emboli lemak. Emboli merupakan kondisi benda asing seperti gumpalan darah, gelembung gas, atau gumpalan lemak yang tersangkut dalam pembuluh darah hingga menyumbat aliran darah.

Lihat juga: Ratna Sarumpaet soal Alasan Operasi: Saya Cantik Sejak Lahir
Kondisi demikian dapat mengancam nyawa sehingga harus segara dilarikan ke rumah sakit.

4. Infeksi luka operasi
Meski operasi telah dilakukan sesuai prosedur, infeksi pada luka akan tetap muncul. Umumnya, infeksi disebabkan oleh bakteri.

Gejala infeksi pascaoperasi umumnya berupa ruam merah, demam, luka terasa panas, proses penyembuhan lama, muncul nanah, dan luka menimbulkan bau.

5. Komplikasi anastesi
Efek sedot lemak yang lebih parah daripada emboli lemak adalah komplikasi anestesi. Hal ini terjadi jika yang digunakan adalah anastesi lidocaine yang dicampur dengan cairan infus.

Mengutip Hello Sehat, lidocaine dapat menurunkan detak jantung sehingga tak bisa memasok darah ke seluruh tubuh. Selain itu, suntikan cairan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan penumpukan cairan di paru. Meski sangat jarang terjadi, kondisi ini dapat menyebabkan kematian.(red)

Sumber: Cnn