LIVE NEWSROOM 01.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluPenurunan Bendera Merah Putih di HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal

Diburu Kolektor, Harga Sepeda Motor Yamaha Ini Tembus Ratusan Juta

Diburu Kolektor, Harga Sepeda Motor Yamaha Ini Tembus Ratusan Juta
Yamaha 125Z jadi buruan kolektor

HandalNews Riau, Jakarta - Harga pasaran sepeda motor bebek 2-tak terkadang tidak bisa ditebak. Jika motor tersebut dalam kondisi mulus dan memiliki cerita tersendiri, harganya bisa sangatlah fantastis.

Salah satunya adalah sepeda motor bebek Yamaha 125Z. Motor ini bukan hanya sebuah roda dua bermesin 2-tak, tetapi juga merupakan versi sport nan spesial, dan satu lagi, jumlah edarnya di Indonesia cukup terbatas.

Di tahun 2000, motor ini beredar di Indonesia melalui Yamaha yang pada saat itu belum memakai PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia melainkan masih bernama PT Yamaha Motor Kencana Indonesia.

CBU, Yamaha 125Z saat itu diimpor utuh secara langsung dari negeri jiran Malaysia. Nama 125 yang melekat adalah jumlah kubikasi mesin yang mendekati secara angka, yakni 124,33 cc, dengan 1 silinder.

Tenaga standarnya 17,2 HP pada putaran 8.000 rpm dengan torsi puncak 16,1 Nm pada 7.500 rpm.

Berapa harga jualnya? Dikutip dari otosia.com, harga kolektor saat ini memang cukup wah. Di Indonesia sendiri, motor ini bisa laku hingga Rp 90 juta. Bahkan beberapa waktu lalu Yamaha 125ZR dalam kondisi new old stock (NOS) di Malaysia berhasil terjual 85.000 ringgit atau sekitar Rp 303 juta kepada pembeli asal Vietnam.

Versi spesial tersebut terbilang fantastis atau bahkan lebih mahal dari sebuah motor gede maupun All New Ertiga.

Yang menarik adalah catatan di Indonesia. Motor yang versi standarnya ada yang berwarna kuning ini juga rupanya pernah hadir dalam versi spesial "Go" Valentino Rossi.

Pada tahun 2021 lalu salah seorang pemiliknya, Bagus Qodaryansyah pernah berniat menjual Yamaha 125Z koleksinya seharga Rp 125 juta. Sebelumnya dia membeli dari sesorang seharga Rp 90 juta. *(Red)