LIVE NEWSROOM 15.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Rapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum TetapLapas Pasir Pangarayan Terima Mahasiswa Magang Program Studi Hukum Universitas Pasir PengaraianDukung 15 Program Aksi Kemenimipas,Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes UrineLewat Restorative Justice Kejari Rohul Hentikan Penuntutan 2 TersangkaPolsek Tambusai Sukseskan Serapan 5 Ton Jagung Petani ke Bulog

Cabut Laporan, Korban Pemerkosaan di Rohul Mengaku Merekayasa Cerita

Cabut Laporan, Korban Pemerkosaan di Rohul Mengaku Merekayasa Cerita

HandalNews Riau, Rohul- Ibu rumah tangga (IRT) korban pemerkosaan di Rohul berinisial ZU (19) resmi mencabut laporan polisi. Ia mencabut laporan tersebut lantaran telah berdamai dengan tersangka.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Pol Teddy Ristiawan Rabu (22/12/2021).

"Iya korban telah mencabut laporan pemerkosaan, mereka sepakat berdamai dan sepakat untuk mencabut laporannya masing-masing," ujar Teddy.

Pelaku pemerkosaan berinisial DK yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerkosaan tersebut, telah dilakukan penangguhan penahanan.

"Tersangka DK ditangguhkan penahanannya. Namun yang jelas kasus pemerkosaan di Rohul sudah selesai, karena korban sudah mencabut laporan," pungkasnya dilansir dari cakaplah.com.

Diberitakan sebelumnya, ibu muda berinisial ZU mengaku telah diperkosa oleh pelaku DK. Setelah polisi melakukan pemeriksaan, korban menyebutkan ada 3 orang pelaku lainnya yang juga memperkosa dia.

Namun saat mengadakan konferensi pers kemarin, korban ZU tidak membenarkan adanya kejadian pemerkosaan tersebut, korban malah mengaku merekayasa semua cerita tersebut atas perintah suaminya sendiri, yang bernama Surya.

Sementara itu, suami korban bernama Surya saat diwawancarai, membantah apa yang dikatakan oleh istrinya itu.

Justru, Surya mengungkapkan bahwa perkataan ZU yang menyebutkan kejadian tersebut tidak benar ada, atas ancaman seorang pelaku yang bernama Ateng.  (red)