LIVE NEWSROOM 15.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju Kemenangan

Malaysia Setujui Penggunaan Vaksin Pfizer untuk Usia 12 Tahun ke Atas

Malaysia Setujui Penggunaan Vaksin Pfizer untuk Usia 12 Tahun ke Atas
Foto : Ilustrasi

HandalNews Riau, Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk usia 12 tahun ke atas. Malaysia juga menyetujui penggunaan darurat untuk vaksin virus Corona (COVID-19) buatan CanSino dan Johnson & Johnson.

Seperti dilansir The Star, Selasa (15/6/2021), Direktur Jenderal Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, mengumumkan bahwa Otoritas Pengendalian Obat-obatan Malaysia (DCA) telah memberikan persetujuan penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk usia 12 tahun ke atas.

Meskipun ada persetujuan tambahan itu, Dr Noor Hisham menyatakan prioritas masih akan diberikan kepada kelompok berisiko tinggi sesuai dengan Program Imunisasi COVID-19 Nasional.

Dr Adham menuturkan bahwa sejauh ini baru Pfizer yang mengajukan permintaan izin untuk penggunaan vaksinnya pada anak-anak.Menteri Kesehatan Malaysia, Dr Adham Baba, sebelumnya menyatakan bahwa anak-anak berusia 12-17 tahun diharapkan akan disertakan dalam fase kelima program vaksinasi nasional, yang kemungkinan akan dimulai pada Agustus mendatang.

Saat ini, vaksin Corona yang tersedia di Malaysia hanya bisa diberikan kepada orang-orang berusia 18 tahun ke atas, seperti diregulasi oleh Badan Regulasi Farmasi Nasional (NPRA).

Dalam pernyataannya, Dr Noor Hisham juga mengumumkan bahwa otoritas Malaysia telah mengabulkan pendaftaran bersyarat untuk penggunaan darurat vaksin CanSino dan vaksin Johnson & Johnson, yang sama-sama hanya membutuhkan satu dosis suntikan saja.

Mengingat persetujuan pendaftaran bersyarat telah diberikan untuk kedua vaksin Corona tersebut, Dr Noor Hisham menegaskan masih dibutuhkan informasi soal kualitas, keamanan dan efikasi vaksin untuk dipantau dan dievaluasi berdasarkan data terbaru.

"Ini untuk memastikan bahwa manfaat atas risiko vaksin itu positif," tegasnya.

Ditambahkan Dr Noor Hisham bahwa pemerintah akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam memerangi pandemi Corona melalui pengadaan pasokan vaksin yang telah dievaluasi kualitasnya, keamanannya dan efektivitasnya oleh NPRA dan disetujui oleh DCA.

Dia menyatakan bahwa pemerintah juga berkomitmen untuk memastikan warga Malaysia mencapai herd immunity sesuai dengan Program Imunisasi Nasional. (***)

Sumber: news.detik.com