LIVE NEWSROOM 16.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Sigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic Center

Mahasiswa; Anggota Dewan Banyak Duit, Jebol Pagar DPR RI

Mahasiswa; Anggota Dewan Banyak Duit, Jebol Pagar DPR RI

Mahasiswa penolak UU KPK dan RKUHP yang melakukan aksi di depan DPR RI, Senin (23/9/2019), semakin merangsek maju. Sampai Senin malam, mereka masih bertahan dan mencoba masuk area gedung DPR dengan menjebol pagar.

Sejumlah mahasiswa sebelumnya memanjat gerbang utama dan pagar di sisi kanan gerbang utama. Mereka juga turut menggoyangkan pagar, dengan maksud menjebol untuk merangsek masuk ke dalam.

Pagar besi dengan pembatas tembok itu juga berhasil dirusak dan dijebol oleh mahasiswa. Namun mereka tak sampai keburu masuk ke dalam lantaran ditahan aparat.

Menanggapi jebolnya pagar, mahasiwa justru mengatakan kata-kata protes. Mereka juga turut berujar bahwa DPR memiliki uang banyak hasil dari rakyat, guna memperbaiki kembali kondisi pagar yang jebol.

"Duit banyak, duitnya banyak," ujar mahasiswa, Senin (23/9/2019).

Aparat kepolisian hingga kekinian masih melakukan tindakan persuasif dan mengimbau mahasiswa tidak melakukan aksi anarkistis.

"Jangan merusak pagar. Mahasiswa sampaikan aspirasi dengan cara baik," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harey Kurniawa melalui pelantang suara.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah mahasiswa dari berbagai Universitas masih melakukan aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2019) malam.

Massa yang masih bertahan itu sempat mencoba melakukan blokade dan menghadang mobil di jalan tol yang berada di samping Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Mengetahui aksi mahasiswa tersebut, Kapolres Jakarta Pusat Harry Kurniawan meminta agar mahasiswa tak melakukan hal tersebut.

"Jangan adinda, jangan adik-adik. Di sana di mobil itu ada orang tua kita, jangan sampai ada orang sakit lewat di sana terhadang. Mereka saudara-saudara kita," kata Harry.

Harry meminta mahasiswa yang menolak pengesahan revisi UU KPK dan RUU KUHP itu tidak masuk ke area jalan tol dan mengganggu aktivitas dan perjalanan baik mobil pribadi maupun angkutan umum.

"Lihat di sana transJakarta ramai orang pulang kerja. Jangan ganggu saudara-saudara kita," ujarnya.

Serupa dengan Harry, perwakilan mahasiswa yang berada di mobil komando juga mengimbau hal yang sama melalui pengeras suara. Ia meminta agar mahasiswa tak melalukan aksi blokade.

"Teman-teman kita tidak melawan rakyat, yang kita lawan anggota dewan. Kalau teman-teman melakukan itu berarti teman-teman sama halnya dengan massa bayaran yang tadi," ujar mahasiswa dari mobil komando.

Sumber : Suara. Com

Babe

Tag berita