LIVE NEWSROOM 25.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Mitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker “No Smoking” dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Ada apa dengan Komisi Pemilihan Umum Pelalawan ???

Ada apa dengan Komisi Pemilihan Umum Pelalawan ???
Ilustrasi pilkada

 


Handalnews Riau, Pelalawan - Perhelatan Pesta Demokrasi Pemilihan Bupati Serantak jatuh pada tanggal 09 Desember 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan tombak utama dalam penyelenggaraan tersebut.

KPU Kabupaten Pelalawan diduga memiliki misi tertentu terkait salah satu pasangan calon (Paslon). Terlihat ketika mahasiswa datang dan berdiskusi terkait pelanggaran pelanggaran yang terjadi di Pelalawan pada tanggal (27/11/2020).

"Ini sangat aneh karna seharusnya tugas sebagai penyelenggara KPU bisa bertindak dengan tegas jika pasangan calon terlibat dalam satu kasus yang dimana kasus itu melanggar aturan main atau UU yang berlaku. "Ujar jumalin.

"Jadi tugas KPU dan Bawaslu ini apa sekarang ??? Kami merasa KPU lempar bola dan menyerahkan semua kepada Bawaslu, KPU itu fungsinya sebagai penyelenggara dan penyelenggara itu kan memiliki aturan sendiri dan bisa bertindak ketika paslon melanggar aturan yang berlaku" pungkas jumalin di kantor KPU pelalawan.

"Pemilihan BUPATI di Pelalawan sudah tidak sehat lagi, kami menduga kpu berpihak kepada paslon, liatla nanti pasti apa bila terjadi pelangaran pelangaran berat , KPU tidak bisa bertindak karna KPU sudah di pegang oleh salah satu oknum calon" tambah jumalin.

“Saya akan terus mengawal kenetralan dari pihak KPU sendiri agar tidak berpihak ke salah satu paslon” tutup jumalin.

Hingga berita ini ditayangkan pihak KPU Pelalawan belum dapat dikonfirmasi.