LIVE NEWSROOM 16.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Sigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic Center

Pimpinan Bank Riau Kepri Bukit Batu Gagal Faham Pencairan Dana PSR

Pimpinan Bank Riau Kepri Bukit Batu Gagal Faham Pencairan Dana PSR
Kantor Bank Riau Kepri Sungai Pakning

HandalNews Riau, Sungai Pakning - Walau pemerintah pusat menargetkan program sawit rakyat (PSR) bisa menyasar 500 ribu hektare (ha) kebun sawit petani dalam tiga tahun ke depan tidak sejalan dengan kebijakan pimpinan Bank Riau Kepri di kabupaten Bengkalis, akibatnya pencairan dana ini tersendat.

"Kalau dana tertahan di Bank Riau Kepri kapan kami bisa mulai menanam sawitnya, sementara pemerintah pusat menargetkan program sawit rakyat bisa sesegera mungkin dilaksanakan, apalagi momennya tepat bibit sawit terbagus saat ini harganya lagi murah seiring dampak corona," kata ketua kelompok tani Raih Kemenangan Bengkalis, Idris. 

Sesuai keinginan pemerintah pusat tiga tahun kedepan yakni tahun 2020 hingga 2022 produktivitas kebun sawit petani meningkat signifikan.

Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah meminta Kementerian Pertanian (Kementan) selaku lembaga yang mengeluarkan rekomendasi teknis (rekomtek) dalam program PSR dapat mempermudah prosedur persyaratannya.

"Menkeu dan Jokowi bahkan berharap PSR dapat dipercepat dengan dukungan berbagai pihak. Karena percepatan PSR akan dapat meningkatkan produktivitas kebun dan meningkatkan kesejahteraan petani, itu pimpinan Bank tahu," lanjutnya. 

Sementara pihak lain mengaku pimpinan Bank Riau Kepri Bengkalis perlu mengetahui bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, program PSR menjadi penting untuk dilaksanakan guna mewujudkan keberlanjutan dari perkebunan sawit serta industri turunan sawit.

"Lebih cepat lebih baik kenapa dipersulit. Ini yang saya katakan pimpinan bank gagal faham dalam peruntukan dan penyalurannya," kata warga Romi.

Dikonfirmasi redaksi Kepala Cabang Bank Riau Kepri, Badraini, SH sampai berita ini dilansir belum menjawab.**

Editor : Leni Widya