LIVE NEWSROOM 28.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di Rambah

Penurunan ODP di Kampar Kiri Mengalami Penurunan Jika Masyarakat Cerdas

Penurunan ODP di Kampar Kiri Mengalami Penurunan Jika Masyarakat Cerdas
AKP Tri Budiyanto

HandalNews Riau, Kampar - Musibah Covid 19  yang terjadi saat ini banyak membuat pengaruh dari segala sisi kehidupan masyarakat. Kali ini Polsek Kampar yang di komandoi oleh AKP Tri Budiyanto menjelaskan kepada tim media selasa(14/4/2020) di kantornya, bahwa wilayah hukumnya mengalami penurunan terkait angka ODP yang sebelumnya wilayah Polsek Kampar terdaftar angka tertinggi untuk daftar covid-19 untuk wilayah Kabupaten Kampar. 

"sebelumnya wilayah kita melalui data yang dikumpulkan ODP berkisar 142, lalu tadi pagi saya dapat info bahwa sudah berkurang menjadi 92. Alhamdulilah berkat sosialisasi dan himbauan yang kita buat bisa membuat perubahan penurunan angka ODP yang di temukan." Jelasnya

Terkait tingkat kriminal yang terjadi selama musibah ini terjadi, Tri Budiyanto juga menjelaskan bahwa tingkat kriminalitas meningkat 50% dari sebelumnya. 

Tindak kriminal yang terjadi kebanyakan berupa pencurian, hal itu ada juga faktor penyebabnya dari kurang lebih 200 narapidana yang dibebaskan di wilayah hukum Kabupaten Kampar kembali ke daerahnya dan juga tidak punya pekerjaan dan kembali lagi melakukan kejahatan. 

"karena Covid-19 ini peningkatan kriminal juga meningkat 50% beberapa faktornya dikarenakan kurang lebih 200 narapidana yang dilepaskan kembali lagi melakukan kejahatannya. Maka dari itu selain kita sosiliasasi kepada masyarakat kita juga memperketat pergerakan kejahatan diluar sana agar tidak ada niat berkesempatan untuk melakukan tindak kriminal" tutupnya (mhy)