LIVE NEWSROOM 16.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Sigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic Center

Beri Efek Jera, GAMKI Dukung Kabareskrim Tindak Provokator Penolak Pembangunan Rumah Ibadah

Beri Efek Jera, GAMKI Dukung Kabareskrim Tindak Provokator Penolak Pembangunan Rumah Ibadah

Handalnews,Jakarta - Ketua PWNU Riau, T Rusli Ahmad mengatakan pelaku tindakan intoleransi harus ditindak tegas oleh pihak Kepolisian.

Menurut Rusli, tindakan tegas tersebut agar ada efek jera bagi pelaku karena dapat mengancam kesatuan bangsa jika pelaku-pelaku intoleransi tidak ditindak tegas.

"PWNU mendukung penuh jika Kepolisian melakukan tindakan tegas terhadap pelaku intoleransi karena dapat mengoyak rasa persatuan bangsa," kata Rusli melalui keterangan pers, Jumat (6/3/2020).

Menurut Rusli, jika Kepolisian melakukan tindakan tegas maka menunjukkan negara hadir untuk meneggakan keadilan. 

Dimana berdiri di atas semua golongan, serta melindungi hak beribadah setiap rakyat Indonesia. Selain itu, hukuman bagi provokator ini akan memberikan efek jera bagi kelompok intoleran di daerah lainnya di Indonesia.

"Pelaku-pelaku diskriminatif ini memang harus ditindak tegas oleh Kepolisian, karena jika tidak dikhawatirkan akan ada konflik horizontal," tandasnya.