LIVE NEWSROOM 01.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir EkstasiKalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Rokan HuluPenurunan Bendera Merah Putih di HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesSPRI Rokan Hulu Berbagi di Dua Panti Asuhan, Semarakkan HUT RI ke-81 dengan KepedulianRapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal

Tabrakan Udara di Melbourne, 1 Pesawat Sedang Latihan Terbang

Tabrakan Udara di Melbourne, 1 Pesawat Sedang Latihan Terbang
Ilustrasi

Jakarta -- Salah satu dari dua pesawat  yang tabrakan saat mengudara di Melbourne, Australia diketahui merupakan pesawat latihan. Pihak kepolisian membenarkan jika instruktur dan peserta pelatihan merupakan dua dari empat korban dalam insiden tersebut.

"Ini adalah tragedi besar bagi keluarga. Insiden ini melibatkan satu pesawat latihan, rasanya sangat mengecewakan bagi semua orang termasuk layanan darurat yang membantu proses evakuasi," ungkap Instpektur Kepolisian Peter Koger.

Dilaporkan News.com.au, saksi mata yang melihat insiden kecelakaan tersebut mengatakan salah satu pesawat jatuh lebih dulu.

Otoritas Pemadam Kebakaran mengonfirmasi pesawat kedua ditemukan oleh kru di Avenel, dekat Seymour.

"Satu pesawat jatuh tak lama setelah pesawat pertama dengan jarak sekitar dua kilometer arah utara. Keduanya rusak parah ketika tabrakan di udara," tambah Koger.

Polisi dan tim medis yang menerima laporan kecelakaan pesawat di 120 kilometer dari Melbourne sekitar pukul 11.30. Puing-puing pesawat jatuh sekitar tujuh kilometer dari bandara Mangalore, sebuah fasilitas latihan terbang dan akademi penerbangan.

Salah satu pesawat yang terlibat insiden tersebut yakni pesawat Piper-Seminole yang dioperasikan oleh sekolah penerbangan Moorabbin Aviation Services. Pesawat tersebut lepas landas dari Moorabbin.

Sementara, satu pesawat lainnya yakni Beechcraft Travel Air adalah jenis yang dioperasikan secara pribadi.

Juru bicara Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil (CASA) Peter Gibson mengatakan kedua pesawat dilengkapi instrumen penerbangan. Dengan kata lain, pilot memiliki gambaran visual rencana penerbangan sebelum pesawat lepas landas.

"Sejauh ini kami tidak memiliki penjelasan apa pun terkait kejadian. Kami tidak bisa berspekulasi tentang tabrakan ini," ujar Gibson.

Channel 9 melaporkan puing-puing yang berada di lokasi kejadian menunjukkan salah satu pesawat mengalami kerusakan serius dan tabrakan cukup parah.

Sejumlah gambar dari lokasi kejadian memperlihatkan serpihan dan bongkahan kedua pesawat ringan bermesin ganda itu tersebar di sebuah ladang dan di antara pepohonan.

Pihak berwenang memastikan kedua pesawat yang terlibat kecelakaan di udara itu terbang secara ilegal. Kendati demikian, kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan atas insiden ini.

"Kami tidak yakin mengapa kedua pesawat itu persis berada di lintasan yang sama atau mengapa mereka berada di daerah itu. Dan sayangnya mereka bertabrakan di udara," ucap Koger. 

Sumber: CNN Indonesia