LIVE NEWSROOM 28.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
DR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP RohulLapas Pasir Pangarayan Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Kepedulian LingkunganSurambi Nogori Wabup Rohil Bahas Masa Depan Petani Dan PeternakBupati Anton Panen Bersama Petani Rambah Baru Bukti Nyata Ketahanan Pangan Rohul

Akibat pengerukan sungai,pondasi Bangunan fasilitas Desa Blok 6,Kecamatan Gunung Meriah amblas

Akibat pengerukan sungai,pondasi Bangunan fasilitas Desa Blok 6,Kecamatan Gunung Meriah amblas

Aceh :Membacabangsa.co.id-
Diduga akibat pengerukan sungai samping bangunan, dinding pondasi bangunan fasilitas Desa Blok 6,Kecamatan Gunung Meriah,Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh amblas dan longsor. Sehingga mengakibatkan sebagian dinding bangunan tersebut roboh /ambruk, pada Selasa (02/12/2019, pukul 23.00 wib. 

Menurut keterangan Yanto, selaku Kepala Desa (Kades) Blok 6 mengungkapkan bahwa robohnya dinding bangunan kantor desa di duga akibat pengerukan sungai samping bangunan dengan menggunakan ekskavator. Sehingga menyebabkan pondasi dinding bangunan amblas dan longsor. 

Kejadian tersebut bermula pada Selasa (19/11/2019) adanya kegiatan penggalian dan pengerukan sungai tengah kampung menggunakan ekskavator.Kemudian pada Rabu (20/11/2019) malam, terjadi hujan cukup deras dan pada Kamis (21/11/2019) terjadi keretakan pada pondasi dinding bangunan tersebut.

"Ada penggalian sungai tengah kampung dengan menggunakan ekskavator. Tapi dari pihak proyek yang melakukan pengerjaan tidak ada konfirmasi sebelumnya".

"Seandainya ada pemberitahuan atau konfirmasi ke pihak Desa tentu kejadian seperti ini tidak akan terjadi.Karena kalau kemarin ada pemberitahuan atau laporan tentu disini tidak saya kasih izin untuk di lakukan penggalian /pengerukan". Ungkap Yanto Kepala Desa Blok 6.

Lebih lanjut Yanto juga menyampaikan, akibat dari kejadian amblas dan longsornya pondasi serta robohnya dinding bangunan tersebut kerugian di taksir mencapai 300 juta.Pondasi dinding bangunan/talut fasilitas Desa tersebut panjangnya 44 meter dengan ketinggian 4 meter. 

Sementara dari pihak Dinas terkait dan Bhabinkamtibmas sudah turun ke tempat kejadian perkara (KTP) guna melakukan pengecekan dan mendalami kejadian tersebut. 

"Untuk sementara kerugian di perkirakan mencapai 300 juta. Pihak pihak terkait masih mendalami musibah yang menimpa bangunan fasilitas Desa Blok 6". pungkas Yanto.  (Subandi)