LIVE NEWSROOM 10.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Bupati Anton Panen Bersama Petani Rambah Baru Bukti Nyata Ketahanan Pangan RohulPolres Rohul Bersama Kejaksaan dan Pengadilan Musnahkan 961,5 Gram Sabu dan 229 Butir EkstasiLapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung RasaPenuh Keakraban dan Kekeluargaan, Polres Rohul dan DPC SPRI Berbagi Bansos di Desa Suka Maju, Semarak Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78Turnamen Mini Soccer Kajari Cup Rokan Hulu 2026 Resmi DibukaTurnamen Cup Mini Soccer Kejari Rokan Hulu 2026 Resmi DibukaPeduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir Ekstasi

Angin kencang sempat memporak-porandakan kawasan Desa Tayu wetan,Kabupaten Pati

Angin kencang sempat memporak-porandakan kawasan Desa Tayu wetan,Kabupaten Pati

Jawa Tengah :Membacabangsa.co.id-
Tanpa diprediksi warga setempat,angin kencang memporak-porandakan satu daerah di desa Tayu wetan Pati Selasa 3 Desember 2019.

seorang warga yang sempat memvideokan bencana tersebut, Rudi Syaifuddin (21) dan mengunggahnya pada grup Facebook.

dari unggahan video tersebut banjir komentar dan menanyakan bagaimana kronologis hingga ada atau tidaknya korban akibat angin kencang tersebut.

Dikonfirmasi melalui telepon Rudi membenarkan adanya angin kencang yang tepatnya di jalan lawiyah Desa Tayu wetan. Rudi warga RT 5 RW 1 Desa Luwang, Tayu bekerja di tempat cucian mobil di mana angin kencang itu terjadi.

Dari penuturannya, Rudi bersama teman-teman sedang istirahat dari pekerjaan dan memilih ngobrol di warung kopi. diakuinya sebelum angin kencang terjadi tempat sekitarnya mengalami mendung sehingga sangat gelap sekali meski tengah pukul 10.00.

durasi angin kencang yang sempat direkam nya itu berlangsung cukup lama sekitar 30 menit. Akibatnya banyak pohon pisang yang tumbang. Selain itu asbes rumah warga sekitar pun berjatuhan. Sempat ada warga yang tertimpa asbes akibat angin kencang tapi tidak mengalami luka-luka.

Rudi Saifudin menambahkan angin kencang berawal dari Desa Tayu bagian utara dan berjalan 100 meter menuju selatan menuju sebuah gudang rokok yang ada di sekitar tempat kerjanya.  (Rls/Kholiq)