LIVE NEWSROOM 28.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Bupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP RohulLapas Pasir Pangarayan Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Kepedulian LingkunganSurambi Nogori Wabup Rohil Bahas Masa Depan Petani Dan PeternakBupati Anton Panen Bersama Petani Rambah Baru Bukti Nyata Ketahanan Pangan RohulPolres Rohul Bersama Kejaksaan dan Pengadilan Musnahkan 961,5 Gram Sabu dan 229 Butir Ekstasi

Letjen TNI Doni Monardo Wujudkan Riau Bebas Asap

Letjen TNI Doni Monardo Wujudkan Riau Bebas Asap

Pekanbaru:Membacabangsa.co.id-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Doni Monardo menegaskan, dalam mewujudkan Riau Bebas Asap perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak.

 

Tidak hanya dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat saja. Namun semua stake holder harus ikut terlibat dalam melakukan pencegahan terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau.

 

"Jadi tidak hanya menjadi tanggugjawab pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan Manggala Agni, relawan dan instansi terkait. Kita semua harus memberikan kontribusi. Butuh kerjasama semua pihak, termasuk Mahasiswa," ungkap Doni saat memberikan kuliah umum di Gedung Sultan Balia, FISIP Universitas Riau, Selasa (5/11/19).

 

Doni mengatakan, peranan mahasiswa sangat penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di daerahnya masing-masing. Terutama pada saat melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di pedesaan,untuk mencapai Riau Bebas Asap. 

 

Kita harus merubah perilaku sesuai dengan kearifan lokal, tentu akan sulit menanggulangi Karhutla di Riau, karena perilaku membakar lahan adalah perilaku yang kurang baik dan tidak terpuji,"ucapnya.*romi*