LIVE NEWSROOM 28.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Bupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic CenterEvi Juliana SE MM Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pimpin Kader Menuju KemenanganKembangkan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru di Rumah Warga Kunto DarussalamKejar target Rampung Bupati Anton Tinjau Langsung Pekerjaan MPP RohulLapas Pasir Pangarayan Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Kepedulian LingkunganSurambi Nogori Wabup Rohil Bahas Masa Depan Petani Dan PeternakBupati Anton Panen Bersama Petani Rambah Baru Bukti Nyata Ketahanan Pangan RohulPolres Rohul Bersama Kejaksaan dan Pengadilan Musnahkan 961,5 Gram Sabu dan 229 Butir Ekstasi

Jalan penghubung antara desa Ganting damai dengan desa pulau jambu, hampir amblas

Jalan penghubung antara desa Ganting damai dengan desa pulau jambu, hampir amblas

 

Kuok:membacabangsa.co.id-Jalan penghubung Desa Pulau Jambu, Kuok dengan Desa Ganting Damai, Salo Kabupaten Kampar provinsi Riau, terancam putus. Beberapa centimeter aspal di titik ini sudah mulai amblas. Kondisi ini tentu saja mengkhawatirkan para warga yang melintas. Warga memprediksi kondisinya akan semakin memburuk bila musim penghujan tiba seperti sekarang ini.

 

Warga Desa Ganting Damai Yang tidak mau namanya di publikasikan menyampaikan kepada awak media Juma'at (25/10/2019) mengatakan, jalan ini setiap hari dilewati orang banyak. ''Ini termasuk jalan alternatif penghubung Kecamatan Salo dan Kecamatan Kuok. Untuk pengemudi yang berpapasan dengan kendaraan lain, harus ekstra hati-hati, kalau tidak bisa jatuh ke jurang,'' ujarnya kepada awak media.

 

Selanjutnya dia mengatakan lagi, ini juga seharusnya tebing disamping badan jalan tersebut harus dibuatkan temboknya, supaya tidak terjadi longsor dan meminta kepada dinas terkait, agar titik ini segera diperbaiki, sebelum memakan korban. ''Jangan bila sudah memakan korban baru sibuk memperbaiki,'' ungkapnya.

 

Dan selanjutnya awak media konfirmasi bupati Kampar (Catur Sugeng Sutanto.SH) lewat via WhatsApp nya, mengatakan. di APBD Murni 2019 pernah di anggarkan tetapi karena tebingnya longsor terus tentu dananya tidak mencukupi, rencananya 2020 akan kita pindahkan Terace jalannya krn kedalaman tebingnya hampir 30 Meter, saya sudah perintahkan untuk sementara di pasang tanda tanda rambu rambu untuk pengguna jalan agar dalam rangka mengantisipasi lakalantas, saya berharap masyarakat berhati hati dan bersabar ungkapan nya.(sanusi)