LIVE NEWSROOM 08.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Bupati Anton Panen Bersama Petani Rambah Baru Bukti Nyata Ketahanan Pangan RohulPolres Rohul Bersama Kejaksaan dan Pengadilan Musnahkan 961,5 Gram Sabu dan 229 Butir EkstasiLapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung RasaPenuh Keakraban dan Kekeluargaan, Polres Rohul dan DPC SPRI Berbagi Bansos di Desa Suka Maju, Semarak Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78Turnamen Mini Soccer Kajari Cup Rokan Hulu 2026 Resmi DibukaTurnamen Cup Mini Soccer Kejari Rokan Hulu 2026 Resmi DibukaPeduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir Ekstasi

Polres Rokan Hulu Turun Langsung: Bagi Sembako hingga Patroli Karhutla, Pastikan Rambah Zero Hotspot

Polres Rokan Hulu Turun Langsung: Bagi Sembako hingga Patroli Karhutla, Pastikan Rambah Zero Hotspot

HandalNews Riau,Rohul ||— Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Polres Rokan Hulu bersama Polsek Rambah melalui patroli intensif yang dibarengi aksi sosial pembagian beras gratis kepada masyarakat, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah ini tidak hanya fokus pada pemantauan potensi karhutla, tetapi juga menyasar aspek ekonomi masyarakat sebagai langkah preventif jangka panjang.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata penegakan hukum, melainkan juga melalui sentuhan kemanusiaan.

“Selain patroli karhutla, kami juga membagikan beras gratis kepada masyarakat. Ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya memberikan kekuatan ekonomi, sehingga masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Kapolres.

Menurutnya, faktor ekonomi kerap menjadi salah satu pemicu masyarakat membuka lahan dengan metode pembakaran karena dianggap lebih murah dan praktis. Oleh karena itu, Polri hadir memberikan solusi dengan membantu kebutuhan dasar warga.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak karhutla, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun potensi sanksi hukum.

Hasil patroli di sejumlah titik rawan menunjukkan kondisi yang aman, tanpa ditemukan titik panas (hotspot) maupun titik api (fire spot). Hal ini menjadi indikator positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Polres Rokan Hulu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga wilayah tetap bebas dari karhutla, sejalan dengan komitmen “lebih baik mencegah daripada menanggulangi”.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar, serta diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Kecamatan Rambah sebagai wilayah zero hotspot sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. *(Humas Polres Rohul)*