LIVE NEWSROOM 14.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Rapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum TetapLapas Pasir Pangarayan Terima Mahasiswa Magang Program Studi Hukum Universitas Pasir PengaraianDukung 15 Program Aksi Kemenimipas,Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes UrineLewat Restorative Justice Kejari Rohul Hentikan Penuntutan 2 TersangkaPolsek Tambusai Sukseskan Serapan 5 Ton Jagung Petani ke Bulog

Dasar tidak tahu diri sudah di tolong justru membawa kabur uang dan sepeda motor

Dasar tidak tahu diri sudah di tolong justru membawa kabur uang dan sepeda motor

 

Rokan Hulu:Membacabangsa.co.id- Ibarat pepatah "air susu di balas dengan air tuba". Itulah ungkapan yang tepat yang di alami H (Lk 52 ), warga Desa Pematang Tebih,Kecamatan Ujung Batu,Kabupaten Rokan Hulu,Provinsi Riau. 

 

Bagaimana tidak, kebaikan yang selama ini di berikan kepada Suriyadi (Lk 37) perantau asal Karang Sari,Pematang Siantar, Sumatera utara,justru di balas dengan tindakan yang kurang terpuji. 

 

Sebelumnya pelaku,Suriyadi (Lk 37) hampir 1 bulan tinggal menumpang di rumah H (Lk 52), dan di berikan kepercayaan untuk bekerja dan mengurus kebun jeruk milik korban. 

 

Kejadian bermula pada Senin (23/09/2019) sekitar pukul 05.30 wib, korban H (Lk 52) berangkat ke pasar Ujung Batu,untuk mengantarkan sang istri berjualan.Setelah mengantar sang istri sekitar pukul 08.00 wib, kemudian korban pulang ke rumah. 

 

Betapa terkejutnya korban setelah mendapatkan kabar dari kerabat,bahwa Suriyadi (Lk 37) sudah tidak ada di rumah.Setelah rumah di periksa,ternyata uang sebesar Rp 1.500.000-, dan satu unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter Z,dengan Nopol BM 2312 UJ sudah raib di bawa pelaku. 

 

Berdasarkan keterangan korban H (Lk 52) kepada awak media,bahwa Sampai saat ini belum diketahui di mana keberadaan pelaku.

 

"Saya sangat kecewa dan tidak menyangka kalau Suriyadi akan tega berbuat seperti itu.Bahkan kami sudah menganggap dia seperti keluarga " Ungkap korban H (Lk 52).

 

Korban juga mengungkapkan bahwa Kejadian tersebut juga sudah di laporkan ke pihak kepolisian, yaitu di Polsek Ujung Batu . (Sutono)