LIVE NEWSROOM 23.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad Secara VirtualHUT Humas Polri ke-75,Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah,Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk KemanusiaanHUT Humas Polri ke-75, Polres Rohul Salurkan Bansos Berupa Sembako untuk Masyarakat Desa Koto TinggiJob Fair Rohul Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Bukti Nyata Janji Kampanye Anton-PotiSigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

Warga Teluk Aur Tuntut PT KSM Hentikan Aliran Limbah

HandalNews Riau, Rohul ||– Puluhan warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, menuntut PT KSM segera menghentikan aliran limbah sawit yang mencemari lahan perkebunan masyarakat. Limbah tersebut dilaporkan sudah mencemari lebih kurang sekitar 42 hektar kebun sawit milik warga 

Pertemuan berlangsung di lokasi lahan terdampak,Desa Teluk Aur, Kamis (25/09/2025). Hadir dalam pertemuan itu, Datuk Adat Teluk Aur Saipul Jamil, Penasehat Adat H. Ijal, tokoh masyarakat, Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra S.H.,bersama jajaran, Danramil Basridul, Sekcam Zulbahri, serta para pemilik lahan.

Warga menegaskan bahwa mereka telah dua kali melayangkan surat peringatan kepada pihak perusahaan, namun tidak kunjung ditanggapi. masyarakat juga mendesak PT KSM menutup lend aplikasi limbah yang mengalir ke lahan perkebunan sawit milik mereka. 

 “Surat resmi sudah kami sampaikan, tapi tak ada respon. Kami minta aliran limbah ditutup sementara sampai ada titik temu,” tegas salah seorang tokoh masyarakat.


Kapolsek Rambah Samo, IPDA Sarlose Mesra, S.H., hadir atas undangan masyarakat untuk menyaksikan langsung kondisi limbah yang mencemari lahan perkebunan sawit di sekitar PT KSM.

Dalam keterangannya, Kapolsek menegaskan bahwa pihak kepolisian hanya bertugas memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ia juga mendorong masyarakat untuk menyampaikan seluruh aspirasinya melalui forum resmi di DPRD Rohul seperti yang sudah di jadwalkan

“Kami sebatas melakukan pengamanan kamtibmas. Untuk penyelesaian persoalan ini, masyarakat dapat langsung menyampaikannya dalam forum resmi di DPRD,” ujarnya.

Mamak adat menambahkan, warga akan menjaga titik-titik kran pembuangan limbah agar tidak dibuka sepihak oleh perusahaan. Ia juga mengingatkan agar pihak ketiga tidak ikut campur guna menghindari konflik horizontal.

“Permintaan kami sederhana: tutup semua longbed dan kembalikan seperti semula sesuai isi surat yang sudah kami layangkan,” pungkas perwakilan masyarakat.


Warga berharap lembaga legislatif bersama DLHK dan Disnaker segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan pencemaran ini.

“Permintaan kami sederhana
 tutup semua longbed dan kembalikan seperti semula sesuai isi surat yang sudah kami layangkan,” pungkas perwakilan masyarakat.