LIVE NEWSROOM 23.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad Secara VirtualHUT Humas Polri ke-75,Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah,Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk KemanusiaanHUT Humas Polri ke-75, Polres Rohul Salurkan Bansos Berupa Sembako untuk Masyarakat Desa Koto TinggiJob Fair Rohul Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Bukti Nyata Janji Kampanye Anton-PotiSigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

PUK FSPPP Dan Ninik Mamak Desa Teluk Aur Kecewa Komisi 3 DPRD Rohul Batalkan Mendadak RDP

PUK FSPPP Dan Ninik Mamak Desa Teluk Aur Kecewa Komisi 3 DPRD Rohul Batalkan Mendadak RDP

HandalNews Riau, Rohul || Pimpinan Unit Kerja (PUK) Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSPPP) Aur Bersatu menyampaikan kekecewaannya atas pembatalan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara mendadak oleh Komisi III DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Jumat(19/9/2025).

RDP yang sebelumnya sudah dijadwalkan dan disepakati jauh-jauh hari itu rencananya digelar Jumat pada pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, pertemuan tak kunjung dimulai dan akhirnya dinyatakan batal.

“Kami sangat kecewa, sebab jadwal ini sudah ditentukan dan disepakati bersama. Namun tiba-tiba dibatalkan tanpa alasan yang jelas,” ujar Efendi, Ketua PUK FSPPP Aur Bersatu Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo.

Diketahui, sejumlah pengurus dan anggota PUK FSPPP Aur Bersatu telah hadir tepat waktu dan bahkan sudah berada di dalam ruangan Komisi III. Mereka menunggu hampir satu jam sebelum mendapatkan kepastian bahwa RDP tersebut dibatalkan.

Kepen menegaskan, pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. “Kami datang dengan niat baik untuk mencari solusi bersama. Semoga ada keseriusan dari pihak terkait agar komunikasi dan aspirasi pekerja dapat tersampaikan,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Hadizon selaku penasehat PUK F.SPPP Aur bersatu menyangkan sikap Komisi III yang tidak hadir dan cenderung menyepelekan persoalan ini.

“sekali lagi kami sangat menyayangkan hal ini, inilah sikap yang tidak terpuji dan melukai hati rakyat, yang dibahas ini adalah persoalan perut dan keadilan yang merata bagi masyarakat teluk aur,” ungkap Hardizon.

“Kalau memang dibatalkan, mestinya DPRD Rohul berkirim surat secara resmi pada pihak kami, ini lembaga loh” cetusnya


Sesi wawancara pengurus sppp aur bersatu
Hal senada juga disampaikan salah satu tokoh ninik mamak menyatakan kekecewaan yang mendalam kepada lembaga tersebut.

“Kami kecewa dan sangat berkecil hati, nampaknya Dprd ini tidak amanah dan berhasil membuat kami menunggu dan kecewa, semestinya sebagai lembaga negara harus peka terhadapa kebutuhan Masyarakat,”Ujar salah satu tokoh itu.

Sementara itu, Andesmar selaku bidang umum kesekretriatan DPRD Rokan Hulu memohon maaf memakili Komisi III kepada SPPP Aur Bersatu.

“kami memohon maaf yang sebesar besarnya atas peristiwa yang tidak disengaja ini, RDP ini hanya ditunda karena padatnya tugas beberapa minggu ini, hingga semua Anggota DPRD pulang larut malam selanjutnya akan di jadwal ulang,”ungkapnya.

Kendati demikian, F.SPPP dan Ninik mamak merasa kehilangan sosok Dewan mereka sebagai tempat mengadu dan menyampaikan aspirasi untuk Masyarakat.

Dan akhirnya, Pengurus dan Anggota PUK F .SPPP Aur bersatu pulang dengan membawa kekecewaan yang mendalam.(Red)