LIVE NEWSROOM 08.09.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Bupati Anton Panen Bersama Petani Rambah Baru Bukti Nyata Ketahanan Pangan RohulPolres Rohul Bersama Kejaksaan dan Pengadilan Musnahkan 961,5 Gram Sabu dan 229 Butir EkstasiLapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung RasaPenuh Keakraban dan Kekeluargaan, Polres Rohul dan DPC SPRI Berbagi Bansos di Desa Suka Maju, Semarak Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78Turnamen Mini Soccer Kajari Cup Rokan Hulu 2026 Resmi DibukaTurnamen Cup Mini Soccer Kejari Rokan Hulu 2026 Resmi DibukaPeduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap,Polres Rohul dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna JalanAtas Arahan Bupati Disdikpora Rokan Hulu Keluarkan Surat EdaranMitigasi Kebakaran, Lapas Pasir Pangarayan Pasang Stiker No Smoking dan Tetapkan Smoking AreaPolres Rohul Gelar Press Release, Bandar Narkotika di Rambah Ditangkap dengan Sabu 1,03 Kilogram dan 246 Butir Ekstasi

PUK FSPPP Dan Ninik Mamak Desa Teluk Aur Kecewa Komisi 3 DPRD Rohul Batalkan Mendadak RDP

PUK FSPPP Dan Ninik Mamak Desa Teluk Aur Kecewa Komisi 3 DPRD Rohul Batalkan Mendadak RDP

HandalNews Riau, Rohul || Pimpinan Unit Kerja (PUK) Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSPPP) Aur Bersatu menyampaikan kekecewaannya atas pembatalan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara mendadak oleh Komisi III DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Jumat(19/9/2025).

RDP yang sebelumnya sudah dijadwalkan dan disepakati jauh-jauh hari itu rencananya digelar Jumat pada pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, pertemuan tak kunjung dimulai dan akhirnya dinyatakan batal.

“Kami sangat kecewa, sebab jadwal ini sudah ditentukan dan disepakati bersama. Namun tiba-tiba dibatalkan tanpa alasan yang jelas,” ujar Efendi, Ketua PUK FSPPP Aur Bersatu Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo.

Diketahui, sejumlah pengurus dan anggota PUK FSPPP Aur Bersatu telah hadir tepat waktu dan bahkan sudah berada di dalam ruangan Komisi III. Mereka menunggu hampir satu jam sebelum mendapatkan kepastian bahwa RDP tersebut dibatalkan.

Kepen menegaskan, pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. “Kami datang dengan niat baik untuk mencari solusi bersama. Semoga ada keseriusan dari pihak terkait agar komunikasi dan aspirasi pekerja dapat tersampaikan,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Hadizon selaku penasehat PUK F.SPPP Aur bersatu menyangkan sikap Komisi III yang tidak hadir dan cenderung menyepelekan persoalan ini.

“sekali lagi kami sangat menyayangkan hal ini, inilah sikap yang tidak terpuji dan melukai hati rakyat, yang dibahas ini adalah persoalan perut dan keadilan yang merata bagi masyarakat teluk aur,” ungkap Hardizon.

“Kalau memang dibatalkan, mestinya DPRD Rohul berkirim surat secara resmi pada pihak kami, ini lembaga loh” cetusnya


Sesi wawancara pengurus sppp aur bersatu
Hal senada juga disampaikan salah satu tokoh ninik mamak menyatakan kekecewaan yang mendalam kepada lembaga tersebut.

“Kami kecewa dan sangat berkecil hati, nampaknya Dprd ini tidak amanah dan berhasil membuat kami menunggu dan kecewa, semestinya sebagai lembaga negara harus peka terhadapa kebutuhan Masyarakat,”Ujar salah satu tokoh itu.

Sementara itu, Andesmar selaku bidang umum kesekretriatan DPRD Rokan Hulu memohon maaf memakili Komisi III kepada SPPP Aur Bersatu.

“kami memohon maaf yang sebesar besarnya atas peristiwa yang tidak disengaja ini, RDP ini hanya ditunda karena padatnya tugas beberapa minggu ini, hingga semua Anggota DPRD pulang larut malam selanjutnya akan di jadwal ulang,”ungkapnya.

Kendati demikian, F.SPPP dan Ninik mamak merasa kehilangan sosok Dewan mereka sebagai tempat mengadu dan menyampaikan aspirasi untuk Masyarakat.

Dan akhirnya, Pengurus dan Anggota PUK F .SPPP Aur bersatu pulang dengan membawa kekecewaan yang mendalam.(Red)