LIVE NEWSROOM 14.08.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Rapat Anggota Primkopasindo Lapas Pasir Pangarayan Bahas Agenda Kemajuan KoperasiKakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINARLapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik IlegalMenembus Batas Keterbatasan: Langkah Berani Bupati Anton Gandeng PT SMI demi RSUD dan MPP Rokan HuluSutan Mahmud Dinobatkan Perkuat Adat Di RambahKejari Rohul Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Berkekuatan Hukum TetapLapas Pasir Pangarayan Terima Mahasiswa Magang Program Studi Hukum Universitas Pasir PengaraianDukung 15 Program Aksi Kemenimipas,Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes UrineLewat Restorative Justice Kejari Rohul Hentikan Penuntutan 2 TersangkaPolsek Tambusai Sukseskan Serapan 5 Ton Jagung Petani ke Bulog

Media Pers Harian Berantas Mundur Dari Kepengurusan IMO

Media Pers Harian Berantas Mundur Dari Kepengurusan IMO

PEKANBARU:Membacabangsa.co.id- Media Pers Harian Berantas (Online) mundur dari daftar kepengurusan dan keanggotaan pada Ikatan Media Online (IMO) Indonesia.

 

“Draft/Surat pengunduran diri akan dibuat secepat mungkin dalam pekan ini,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Pemred/Penjab Harian Berantas, Bowonaso kepada Wartawan saat berada di DPRD Provinsi Riau, Senin (14/10/2019) siang.

 

B. Anas yang tak asing dipublik ini mengatakan, surat pengunduran diri tersebut nanti akan dikirim melalui via email dan via TIKI kepada Ketua Umum Ikatan Media Online Indonesia (IMO) dan/atau pengurus inti lainnya di Jakarta.

 

Menurut B Naso yang akrab dipanggil Annas ini, alasan pengunduran diri media yang dipimpinnya, karena selama tergabung pada kubu IMO-Indonesia di wilayah Provinsi Riau, selalu berpolemik terhadap rekan-rekan seprofesinya di Kewartawanan akibat pernyataan-pernyataan oknum ketua DPW IMO wilayah Riau yang dianggap semborono, tak ber-etika melalui Medsos/WhatssApp dan cukup memalukan.

 

Harian Berantas sendiri terhubung keanggotaan dan pengurus IMO-Indonesia tingkat DPW Provinsi Riau, lebih dari setahun. 

 

Namun sejak dalam kurun lebih dari satu tahun IMO-Indonesia tersebut berdiri di Provinsi Riau, tak ada kemajuan seperti organisasi Pers lainnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua IMO-Indonesia wilayah Provinsi Riau, Toro ketika ditemui sejumlah rekan profesinya (Wartawan) di Rutan Pekanbaru-Riau membenarkan langkah pengunduran diri yang positif tersebut dari Plh Redaksi Harian Berantas.

 

Informasi mundur dari IMO-Indonesia itu, benar. Saya sebagai wakil ketua tingkat DPW, memilih mundur.  

 

"Berita yang beredar di media massa terkait IMO itu hari ini saja, cukup prihatin akibat pernyataan-pernyataan pengurusnya sendiri yang tak karuan dan memalukan, katanya.*** (red)