LIVE NEWSROOM 16.10.2026 Berita • Fakta • Perspektif
Inspirasi Anak Bangsa
BREAKING
Sigap, Satlantas Polres Rohul Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lingkar Kilo Meter 4Kabar Baik Di Hari Jadi Ke 27 Rohul Bupati Anton Ekonomi Tumbuh 6,79%LAMR Rohul Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Bupati dan Wakil BupatiPolres Rohul Bersama Baznas Resmikan Rumah Layak Huni di Rambah Hilir Wujud Nyata Polisi Bersama MasyarakatLapas Pasir Pangarian Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan Yang Melarikan Diri Dan Berkordinasi Dengan Aparat Penegak HukumKejari Rokan Hulu Musnahkan Barang Bukti 78 Perkara yang Sudah Berkekuatan Hukum TetapDR.Achmad M.Si Anggota DPR RI/MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Gandeng Generasi MudaBupati Anton Hadiri Wisuda XXV Universitas Pasir Pengaraian Di Islamic CenterDPC Demokrat Rohul Gelar Donor Darah di HUT ke-25 Partai DemokratBupati Rohul Diwakili Staf AhliI Wisuda XXV Universitas Pasir Pangaraian Di Islamic Center

Sebagian Besar Pesisir Kepulauan Meranti Alami Abrasi

Sebagian Besar Pesisir Kepulauan Meranti Alami Abrasi

HandalNews Riau, Kepulauan Meranti- Abrasi yang terjadi di sebagian besar pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mengakibatkan banyaknya daratan di daerah ini kian berkurang dan hilang sehingga persoalan ini harus diatasi.

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Adil mengaku kondisi itu tidak akan usai, bila tidak ada pencegahan. Ia mengatakan saat ini abrasi di Kepulauan Meranti memang cukup memprihatinkan, terlebih di pulau terluar seperti Pulau Rangsang.

“Abrasi ini terjadi bukan hanya karena faktor alam seperti arus dan gelombang, tapi juga dipengaruhi oleh aktivitas manusia,” ungkapnya saat membuka Seminar Diskusi Abrasi Paguyuban Mahasiswa Pulau Rangsang di Gedung Hijau Kantor Bupati, Jalan Dorak, Selatpanjang, Selasa.

Menurutnya, dampak abrasi yang paling signifikan adalah hilangnya sebagian daratan yang terkena dampak terjangan gelombang atau arus laut. Kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap berkurangnya luas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  

“Permasalahan ini perlu kita carikan solusi dan diselesaikan secara terintegrasi dan kita bicarakan lewat diskusi ini,” kata Bupati Adil.

Di depan mahasiswa asal Pulau Rangsang itu, Adil juga berpesan untuk bersama memikirkan masalah pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat.

“Generasi penerus untuk menjalankan Pemkab Meranti ke depannya ada di tangan mahasiswa saat ini,” sebut Adil.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Seminar Diskusi Abrasi Paguyuban Mahasiswa Pulau Rangsang Khairil Zumardi mengatakan seminar tersebut dilaksanakan atas inisiasi mahasiswa dari tiga kecamatan di Kepulauan Meranti. Yakni Kecamatan Rangsang, Rangsang Pesisir dan Kecamatan Rangsang Barat.

“Diharapkan melalui diskusi ini menjadi refleksi untuk meningkatkan kesadaran kita bersama terhadap isu abrasi. Karena menyangkut keberadaan Pulau Rangsang ke depannya,” kata Khairil. (red)